PUSAT INFORMASI

Berita, informasi, dan siaran pers terkini dari INA

Transisi Energi dan Layanan Kesehatan Menghadirkan Peluang Utama di Indonesia
January 20, 2025

Transisi Energi dan Layanan Kesehatan Menghadirkan Peluang Utama di Indonesia

Baca selengkapnya

Berita Seputar INA

Market Outlook 2024: Iklim Investasi di Masa Transisi Diyakini Tetap Kondusif

Market Outlook 2024: Iklim Investasi di Masa Transisi Diyakini Tetap Kondusif

PT Mandiri Manajemen Investasi (Mandiri Investasi) memperkirakan iklim investasi pada semester II-2024 tetap kondusif dan berpotensi memberikan peluang imbal hasil yang optimal bagi investor di dukung dengan pemerintahan Presiden Joko Widodo di masa transisi dalam menjaga pertumbuhan ekonomi nasional. Di acara Mandiri Investasi Market Outlook 2024 yang bertema "Cruising the Crossroads on the Narrow Strait", Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan bahwa Kementerian BUMN memiliki program jangka panjang untuk mendorong transformasi ekonomi di Indonesia seperti energi terbarukan dan hilirisasi tambang. Wakil Menteri Kartika mengungkapkan harapannya bahwa dalam lima tahun ke depan, selain Mandiri, BRI, Telkom, dan Pertamina, BUMN lain seperti Pelindo Group, In Journey, dan MIND ID juga akan berkembang menjadi perusahaan besar dan mungkin melakukan IPO. Dia menekankan fokus pada BUMN dengan ukuran signifikan dan prospek masa depan yang baik untuk pasar modal. Selain itu, investasi di BUMN tidak hanya melalui pasar modal tetapi juga melalui private deals, dengan keterlibatan Indonesia Investment Authority (INA) dalam membangun ekosistem investasi global.
Menyisir Investasi Indonesia Investment Authority (INA) Tahun 2024 yang Tumbuh 152,6%

Menyisir Investasi Indonesia Investment Authority (INA) Tahun 2024 yang Tumbuh 152,6%

Realisasi investasi Indonesia Investment Authority (INA) tumbuh tiga digit di tahun 2023. Sepanjang tahun lalu INA bersama dengan co-investor telah menyalurkan investasi sebesar IDR 29,6 triliun atau setara dengan USD 1,9 miliar. Jumlah tersebut tumbuh 152,6% dibandingkan tahun lalu.‍Dengan pencapaian tersebut, total penyaluran investasi INA dan co-investor secara kumulatif sejak pendirian INA mencapai kurang lebih IDR 50,1 triliun, setara dengan USD 3,2 miliar. Dari jumlah tersebut, total penyaluran investasi porsi INA mencapai IDR 31,3 triliun atau setara dengan USD 2,1 miliar.
Investasi INA Meningkat Dua Kali Lipat pada 2023

Investasi INA Meningkat Dua Kali Lipat pada 2023

Sovereign wealth fund Indonesia, Indonesia Investment Authority (INA), melipatgandakan nilai investasinya pada tahun 2023 meskipun ada ketidakpastian politik dan ekonomi sepanjang tahun, menurut laporan tahunan mereka.‍Laporan tersebut mencatat bahwa INA dan mitra investasinya mengeluarkan USD 1,9 miliar pada tahun 2023 -- naik 152,6% dari tahun ke tahun. Pada tahun 2023, INA melakukan enam investasi dengan total sembilan proyek di sektor kesehatan, infrastruktur, infrastruktur digital, geotermal, dan logistik. Investasi baru ini menghasilkan peningkatan aset kelolaan (AUM) INA sebesar IDR 37,7 triliun rupiah (USD2,3 miliar), sehingga total AUM INA menjadi IDR 147,6 triliun pada akhir tahun 2023.
INA dan Australia Bermitra untuk Tingkatkan Kerja Sama dan Investasi di Indonesia

INA dan Australia Bermitra untuk Tingkatkan Kerja Sama dan Investasi di Indonesia

Ketua Dewan Direktur INA, Ridha Wirakusumah, dan Duta Besar Australia untuk Indonesia, Penny Williams PSM, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk mendukung investasi Australia di Indonesia. Kemitraan ini bertujuan mendorong investasi signifikan Australia dalam sektor-sektor penting di Indonesia, memperkuat hubungan ekonomi, dan memberi manfaat besar bagi kedua negara. Kemitraan ini adalah kelanjutan dari program “Invested: Australia's Southeast Asia Economic Strategy to 2040,” yang diumumkan oleh Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di Jakarta pada September 2023.
Otorita Ibu Kota Nusantara dan INA resmi bekerja sama

Otorita Ibu Kota Nusantara dan INA resmi bekerja sama

Ibu Kota Nusantara (OIKN) dan INA resmi menjalin kerja sama untuk menarik minat investor asing dalam proyek pembangunan ibu kota baru Indonesia. Kerja sama ini bertujuan untuk memanfaatkan jaringan dan keahlian INA dalam mengelola investasi guna mengamankan pendanaan dan dukungan untuk berbagai proyek infrastruktur di dalam IKN. Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi yang lebih luas untuk memastikan keberhasilan pembangunan ibu kota baru yang diharapkan menjadi kota cerdas dan berkelanjutan.
INA jajaki peluang di Kalimantan Utara

INA jajaki peluang di Kalimantan Utara

Indonesia Investment Authority (INA) menjajaki peluang investasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Perwakilan INA telah bertemu gubernur Kaltara menandai langkah nyata pemerintah daerah dalam memperkuat kerja sama investasi untuk memajukan ekonomi dan pembangunan di Kaltara. Pertemuan antara Gubernur Kaltara dan Indonesia Investment Authority menandai langkah awal yang penting dalam menggali potensi ekonomi dan lingkungan yang dimiliki Kaltara, serta memperkuat kerja sama antara sektor publik dan swasta dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di wilayah tersebut.